• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Rabu, 22 Februari 2017

Pengertian, Fungsi, dan Contoh Ijtihad Serta Manfaatnya

Apa itu pengertian ijtihad? Mungkin banyak yang belum tahu, pengertian dari kata ini. Ijtihad berasal dari kata “ijtahada yajtahidu ijtiha” yang artinya “mengerahkan kemampuan dalam menanggung beban”. Pengertian Ijtihad dapat dibagi menjadi banyak bagian, yakni menurut bahasa, istilah, termologis dan umum. Untuk mengetahui secara detailnya berikut pengertian ijtihad menurut jenisnya.

Pengertian ijtihad menurut bahasa adalah mencurahkan pikiran dengan sungguh-sunguh.

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah mengerahkan semua tenaga dan pikiran dengan bersunguh-sungguh dalam menetapkan syariat islam. Kesimpulannya ijtihad dapat dilkukan jika pekerjaan yang dilakukan menuai kesulitan.

Pengertian ijtihad menurut termologis adalah mengeluarkan semua kemampuan dengan mencari syariat dengan cara tertentu. Secara garis besar ijtihad merupakan sumber–sumber hukum agama islam yang ke-3 setelah Al-quran dan Hadist, yang memunyai manfaat untuk menetapkan suatu hukum dalam agama islam. Sesorang yang melakukan ijtihad disebut juga dengan mujtahid.

Pengertian ijtihad menurut umum adalah sebuah cara atau usaha yang dilakukan untuk memutuskan suatu pekara yang tidak dibahas dalam Kitab Alquran dan Hadist dengan dengan kesungguhan dan akal sehat dan juga pertimbangan yang sangat matang.

Tujuan Ijtihad adalah untuk memenuhi kebutuhan umat islam dalam beribadah kepada Allah swt ada tempat dan waktu tertentu.

Fungsi Ijtihad adalahsecara umum ijtihad dilakukan untuk mecari solusi hukum, jika terdapat suatu pekara atau masalah, namun penyelesaiannya tidak ada pada Alquran dan Hadist.

Ijtihijad sendiri sangat Penting sebab dapat diakui sebagai keputusan yang sah legalitasnya pada agama islam. Tetapi apakah Anda tahu? Tidak semua orang dapat melakukan ijtihad, hanyalah orang yang memenuhi syarat dan kualifikasi tertentu yang dapat melakukan ijtihad.



Untuk menjadi mujtahid (orang yang melakukan ijtihad) harus memenuhi syarat berikut ini:

Syarat-Syarat Menjadi Ijtihad (Mujtahid)
  • Paham bahasa arab dan ilmu-ilmunya dengan sempurna.
  • Paham ayat dan sunnah yang berhubungan dengan hukum
  • Paham Nasikh dan Mansukh.    .
  • Paham masalah-masalah yang telah di ijma’kan oleh para ahlinya.
  • Paham seluk beluk qiyas.
  • Paham ushul fiqh.
  • Paham kaidah-kaidah ushul fiqh.
  • Paham dengan jelas rahasia-rahasia tasyrie’ (Asrarusyayari’ah). 

    Jenis-Jenis Ijtihad

    1. Ijma' (kesepakatan) : ijma (kesepakatan para ulama untuk menetapkan hukum agama berlandasan Al-Qur'an dan Hadist dalam menyelaesikan masalah atau pekara yang terjadi). Ijma menghasilkan sebuah fatwa yang mana keputusan diambil bersama para ulama dan ahli agama islam dengan wewenag untuk diikuti seluruh umat.
    2. Qiyas : menetapkan hukum untuk perkara yang baru dan belum pernah ada apda masa sebelumnya tapi mempunyai kesamaan seperti sebab, bahaya manfaat, dan aspek lainnya dalam perkara yang sebelumnya maka dari iku akan dihukumi sama. Ijma dan Qiyasmempunyai  sifat darurat sebab ada yang belum ditetapkan sebelumnya.
    3. Maslahah Mursalah : menetapkan hukum ada yang dasaran  pertimbangan, manfaat kegunaannya.
    4. Stihsan : tindakan dengan meninggalkan satu hukum kepada hukum lainnya disebabkan adanya suatu dalil syara’ yang mengharuskan untuk meninggalkannya.
    5. Sududz Dzariah : memutuskan suatu yang mempunyai sifat hukum mubah, makruh atau haram demi kepentingan semua umat.
    6. Istishab : tindakan untuk  menetapkan suatu ketetapan hukum  hingga ada alasan di ubahnya hukum.
    7. Urf : menentukan boleh tidaknya suatu adat istiadat dan kebebasan masyarakat setempat bisa berjalan.  Hal ini di dasarkan selama tidak bertentangan dengan Al-Qur'an dan Hadist.

    Contoh Ijtihad

    Penentuan I Syawal, Para ahli agama dan para ulama berkumpul dan bemusyawarah dengan mengeluarkan argument-argumentnya untuk menetapkan jatuhnya tanggal 1 syawal. Dan penentuan awal ramadhan. Pada setiap ahli dan para ulama mempunyai argument dan dasar hukum yang berbeda maupun cara penghitungannya. Namun setelah bermusyawarah akhirnya munculah kesepakatan untuk penentuan hari 1 syawal.

    Baca juga : Pengertian dan Prinsip-Prinsip Budaya Demokrasi 

    Manfaat Ijtihad

    1. Membantu umat islam dalam menghadapi pekara yang belum ada hukumnya pada Alquran dan Hadist.
    2. Dapat menyelesaikan permasalahan baru yang dihadapi umat islam , sehingga hukum islam selalu berkembang.
    3. Menentukan dan menetapkan fatwa terhadap masalah-masalah yang tidak terkait dengan halal atau haram.
    4. Penyesuaian hukum dengan berdasarkan perubahan waktu keadaan dan zaman.
    Mungkin itulah artikel lengkap semua tentang Ijtihad, apabila ada yang sobat multiajaib tanyakan, silahkan ajukan pertanyaan anda pada kolom komentar, jika pertanyaannya bisa saya jawab InsyaAllah akan saya jawab, terima kasih. Semoga artikel ini bermanfaat...
    Share:

    Jumat, 17 Februari 2017

    Fungsi Menu dan Ikon Pada Program Microsoft Excel 2007


    Berikut adalah penjelasan Fungsi Menu dan Ikon Pada Program Microsoft Excel 2007

    •    Menu Bar 
    Berisi sederetan menu yang dapat digunakan, dimana setiap menu mempunyai sub menu masing-masing sesuai dengan fungsi dari menu induknya. Misalnya Edit, akan mempunyai sub menu yang berhubungan dengan edit data, begitu juga dengan menu yang lainnya. Standarnya menu bar terdiri dari : Home – Insert – Page Layout – Formulas – Data - Review – View.

    1.    Home


    • Clipboard
    • Paste : Menempelkan hasil perintah cut/copy yang ada di clipboard 
    • Cut : Memindahkan bagian yang ditandai ke clipboard 
    • Copy : Menyalin ke clipboard 
    • Format Painter : Melakukan copy format
    • Font
    • Font Selection : Mengganti jenis huruf
    • Font Size : Mengatur ukuran huruf
    • Increase/Decrease Font : Menaikkan dan menurunkan ukuran font satu tingkat
    • Bold, Italic, Underline 
      • Bold : Menebalkan teks
      • Italic : Memiringkan teks
      • Underline : Menggaris bawahi teks
    • Border : Membuat garis bingkai sel
    • Fill : Mewarnai sel
    • Color : Mewarnai huruf
    • Alignment
    • Vertical Alignment : Mengatur posisi teks secara vertikal pada sel. Atas, tengan, dan bawah
    • Perataan teks : Mengatur perataan teks, kiri, tengah, dan kanan
    • Indent : Menambah dan mengurangi inden teks
    • Teks Orientation : Mengubah kemiringan teks
    • Merge Cell : Menggabungkan sel
    • Page Break : Mengatur pemisah halaman
    • Number
    • Format Cell : Pengaturan jenis penulisan angka
    • Currency : Format angka untuk mata uang
    • Persen : Format angka persen
    • Comma : Mengubah nilai koma ribuan
    • Increase/Decrease Decimal : Menambah dan mengurangi nilai desimal
    • Style
    • Conditional Formatting : Melakukan format terkondisi
    • Format as Table : Membuat format tabel cepat
    • Cell Styles : Membuat format sel secara cepat
    • Cells
    • Insert : Memasukkan sel baru
    • Delete : Menghapus sel
    • Format : Melakukan format sel
    • Editing
    • Sum : Melakukan penghitungan
    • Fill : Membuat pola angka secara kontinu
    • Clear : Menghapus semuanya dari sel, nilai, hingga format
    • Sort & Filter : Mengatur data agar mudah dianalisis
    • Find & Select : Mencari dan menyeleksi teks dalam lembar kerja

    2.     Insert


    • Tables
    • Pivot Table : Memasukkan tabel pivot
    • Table : Memasukkan tabe
    • Ilustrations
    • Picture : Menambahkan gambar pada worksheet
    • Clip Art : Menambahkan gambar clipart pada worksheet
    • Shapes : Menambahkan gambar bentuk tertentu
    • Smart Art : Memasukkan objek smartart
    • Chart
    • Coloumn : Memasukkan grafik kolom 
    • Line : Memasukkan grafik garis
    • Pie : Memasukkan grafik pie
    • Bar : Memasukkan grafik batang
    • Scatter : Memasukkan grafik distribus
    • Other Chart : Memasukkan grafik lainnya
    • Link
    • Hyperlink : Memasukkan hyperlink pada worksheet
    • Text
    • Textbox : Memasukkan kotak teks
    • Header & Footer : Memasukkan header dan footer
    • WordArt : Memasukkan teks dekoratif
    • Signature Line : Memasukkan garis tanda tangan
    • Object : Memasukkan objek
    • Symbol : Memasukkan simbol

    3.    Page Layout


    • Themes
    • Theme : Mengubah tema tampilan excel
    • Color : Mengubah warna tema
    • Font : Mengubah jenis font tema
    • Effect : Mengubah efek tema
    • Page Setup
    • Margin : Mengubah margin halaman
    • Orientation : Mengubah orientasi halaman
    • Size : Mengubah ukuran kertas
    • Print Area : Menentukan area tertentu untuk proses cetak
    • Breaks : Menentukan pemisah halaman
    • Background : Menentukan gambar untuk latar
    • Print Title : Menentukan baris atau kolom yang dicetak pada setiap halaman 
    • Scale to Fit
    • Width : Menentukan lebar hasil cetak agar sesuai banyaknya kertas
    • Height : Menentukan tinggi hasil cetak agar sesuai banyaknya kertas
    • Scale : Memperbesar atau memperkecil hasil cetak sesuai persentase Ukuran
    • Sheet Option
    • Gridlines : Mengatur tampilan garis grid di layar dan di hasil cetakan
    • Heading : Mengatur tampilan header di layar dan di hasil cetakan 
    • Arrange
    • Bring to Front : Objek ke depan
    • Send to Back : Objek ke belakang
    • Selection Pane : Memperlihatkan panel seleksi objek
    • Align : Meluruskan objek
    • Group : Mengelompokkan objek
    • Rotate : Melakukan rotasi objek

    4.    Formulas


    • Function Library
    • Insert Function : Memasukkan fungsi formula
    • Autosum : Melakukan penghitungan cepat
    • Recently Used : Memasukkan fungsi yang pernah digunakan
    • Financial : Memasukkan fungsi keuangan
    • Logical : Memasukkan fungsi logik
    • Text : Memasukkan fungsi teks
    • Date & Time : Memasukkan fungsi waktu
    • Lookup & Reference : Memasukkan fungsi lookup dan referensi
    • More Function : Memasukkan fungsi lainnya
    • Defined Name
    • Name Manager : Membuat, mengubah, dan mencari nama yang digunakan dalam workbook
    • Define Name : Memberikan nama bagi sel
    • Use in Formula : Memilih nama yang digunakan pada workbook dan menggunakannya pada formula
    • Create From Selection : Membuat nama sel secara otomatis
    • Formula Auditing
    • Trace Precedent : Memperlihatkan panah pada sel lain yang memengaruhi nilaisel ini
    • Trace Dependent : Memperlihatkan panah pada sel lain yang dipengaruhi nilaisel ini
    • Remove Arrows : Menghilangkan panas yang dibuat oleh tracer
    • Show Formulas : Memperlihatkan formula setiap sel
    • Error Checking : Memeriksa formula yang salah
    • Evaluate Formula : Memperlihatkan kotak dialog evaluasi formula
    • Watch Window : Mengawasi nilai beberapa sel saat dilakukan perubahan pada lembar kerja
    • Calculation
    • Calculation : Menentukan kapan kalkulasi dilakukan
    • Calculate Now : Melakukan kalkuasi semua workbook sekarang
    • Calculate Sheet : Melakukan kalkulasi sheet sekarang

    5.    Data


    • Get External Data
    • From Access : Memasukkan data dari MS Access
    • From Web : Memasukkan data dari web
    • From Text : Memasukkan data dari teks
    • From Other Sources : Memasukkan data dari sumber lain
    • Existing Connection : Memasukkan data dari sumber yang pernah digunakan
    • Connections
    • Refresh All : Menyegarkan kembali data yang diambil dari sumber
    • Connection : Memperlihatkan semua koneksi data pada workbook
    • Properties : Melakukan spesifikasi koneksi data pada workbook
    • Edit Link : Mengatur koneksi data dari file lain
    • Sort & Filter
    • Sort A to Z : Mengurutkan data dari yang terkecil ke terbesar
    • Sort Z to A : Mengurutkan data dari yang terbesar ke terkecil
    • Sort : Memunculkan kotak dialog pengurutan
    •  Filter : Melakukan penyaringan terhadap sel
    • Clear : Menghapus penyaringan pada sel
    • Reapply : Melakukan kembali penyaringan
    • Advanced : Melakukan penyaringan spesifik
    • Data Tools
    • Text to Coloumn : Memisahkan isi sel menjadi beberapa kolom
    • Remove Duplicates : Menghilangkan baris terduplikasi
    • Data Validation : Mencegah data yang tidak valid masuk ke sel
    • Consolidation : Menyatukan nilai beberapa range ke dalam satu range
    • What-If Analysis : Mencoba beberapa nilai pada formula
    • Outline
    • Group : Mengelompokkan baris sel sehingga mereka dapat memendekdan memanjang
    • Ungroup : Memisahkan sel yang mengelompok
    • Subtotal : Menghitung total beberapa baris data yang berhubungan

    6.    Review


    • Proofing
    • Spelling : Memeriksa ejaan teks
    • Research : Membuka panel penelitian referensi
    • Thesaurus : Saran kata yang sepadan
    • Translate : Menerjemahkan kata ke bahasa lain
    • Comments
    • Comment : Memasukkan komentar baru
    • Delete : Menghapus komentar
    • Previous : Memperlihatkan komentar sebelumnya
    • Next : Memperlihatkan komentar selanjutnya
    • Show/Hide Comment : Memperlihatkan atau menyembunyikan komentar
    • Show All Comments : Perlihatkan semua komentar
    • Show Ink : Memperlihatkan keterangan tinta pada lembar kerja
    •    Changes
    • Protect Sheet : Melindungi lembar kerja
    • Protect Workbook : Melindungi buku kerja
    • Share Workbook : Berbagi buku kerja
    • Protect and Share Workbook : Melindungi dan berbagi buku kerja
    • Allow Users to Edit Ranges : Memperbolehkan pengguna mengubah data
    • Track Changes : Menelusuri perubahan yang terjadi pada dokumen

    7.    View


    • Workbook Views
    • Normal : Melihat dokumen secara normal
    • Page Layout : Melihat dokumen sesuai hasil cetak
    • Page Break Preview : Melihat tampilan dokumen beserta pemotongan setiaphalaman
    • Custom Views : Menyimpan seting tampilan dan hasil cetak
    • Full Screen : Melihat dokumen dalam mode layar penuh
    • Show/Hide
    • Ruler, Gridlines, Message Bar, Formula Bar, Heading : Memperlihatkan penggaris, garis kisi, batang pesan,batang formula, dan heading
    • Zoom
    • Zoom : Memperbesar tampilan100% : Besar tampilan 100%
    • Zoom to Selection : Memperbesar tampilan sesuai bidang seleksi
    • Window
    • New Window : Membuka jendela baru yang memperlihatkan dokumen Tersebut
    • Arrange All : Mengatur semua jendela program sejajar berdampingan
    • Freeze Pane : Membuat sebagian lembar kerja terlihat dan lainnyaMenggulung
    • Split : Membagi jendela menjadi beberapa penel yang memperlihatkanlembar kerja Anda
    • Hide : Menyembunyikan jendela terseleksi
    • Unhide : Memunculkan jendela tersembunyi
    • View Side by Side : Memperlihatkan jendela berdampingan
    • Synchronous Scrolling : Membuat dua jendela menggulung bersamaan
    • Reset Window Position : Menset ulang posisi jendela berdampingan
    • Save Wokspace : Menyimpan pengaturan tampilan jendela sehingga dapat dibuka kembali dengan tampilan yang sama
    • Switch Windows : Berganti jendela yang aktif
    • Macros
    • View Macros : Memperlihatkan macro dokumen

    Sekian artikel tentang Fungsi Menu Dan Ikon Pada Microsoft Office Excel 2007, semoga bermanfaat
    Share:

    Kamis, 16 Februari 2017

    Cara Membuat Warnet Sendiri

    Warnet lebih dikenal dengan Warung Internet adalah usaha yang sedang booming saat ini. Cara membuat warnet, warung internet dapat diperkaya dari sumber lain, mudah-mudahan menambah wawasan. Berikut ini saya kutip dari freshlime.web.id, sebagai pengayaan bahan yang sudah ada. Anda berada di satu masa dimana banjir informasi sedang terjadi. Saya fikir cukup baik untuk memilih mana perlu untuk dikumpulkan, untuk menambah wawasan cara membuat warnet. 




    Persiapan Hardware & Software Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kitamempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah : 

    1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan : 
    a. Hardware :

    * MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core * Ram : 1 Ghz * Harddisk : 160 GB * NIC / LAN Card : 10/100 Mbps * Drive : DVD / CD Writer * Spesifikasi lain : Optional

    b. Software :

    * Windows XP SP2 * Bandwith Controller / Manager * Billing System, dll * Anti Virus * Firewall * Anti Spyware, Malware, Adware

    2. PC Client 

    a. Hardware :

    * MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz * Ram : 512 MB * Harddisk : 40 Ghz * VGA Card : Optional untuk Game

    b. Software :

    * Windows XP SP2 * Browsing Tools :

    1. Internet Explorer 2. Mozilla FireFox (Free) 3. Opera

    * Chatting Tools :

    2. Yahoo Messenger (Free) 2. MSN Live Messenger 3. MiRC 4. ICQ

    * Game Online, Example:

    3. Warcraft III 2. Ragnarok Online 3. Diablo II, dsb

    * Adobe Reader (Free) * WinZip * WinRar * Anti Virus (AVG Free Recommended) * Winamp (Free) * ACD See (Optional) * Microsoft Office (Optional) * Billing System, dsb

    Sistem Operasi Window$ memang sangat mahal, untuk itu kita bisa mensiasatinya dengan membeli CPU second Built-up dari luar negeri yang masih bagus. Biasanya selain kualitasnya lebih tinggi dari pada CPU rakitan, CPU Built-up dari luar negeri juga sudah dilengkapi dengan, Sistem Operasi Standar Windows.

    4. Hub / Switch / Router Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC Client. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang ingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana yang tersedia. Pada studi kasus kita kali ini saya akan menggunakan Switch sebagai pembagi koneksi internet.
     

    5. Modem Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa dipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM 300 yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device.

    Setting Modem ADSL Eksternal Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung ke internet :

    1) Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalah alamat IP default bagi Modem).

    2) Setelah muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau sesuai dengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem.

    3) Isikan sesuai dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP.

    4) Pengisian selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server enable/disable, sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak direpotkan dengan urusan menyetel satu demi satu IP Client. Karena fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IP Client secara otomatis.

    5) Untuk pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan untuk time server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan yang saya rekomendasikan.

    6) Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untuk melalukannya pada option berikut :

    7) Status Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya alamat IP kita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan dengan alasan keamanan.

    8) Setelah semua tersetting dengan baik langkah pengujian yang bisa kita lakukan adalah dengan membuka Internet Explorer kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yang mudah diloading. Contoh : Http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatan bisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuran Bandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ .

    Sinkronisasi Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah selanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan : 


    1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara sebagai berikut :

    a. Menampilkan Task Control System

     

     b. Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer, nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.



    c. Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.


    d. Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.


    e. Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.

    f. Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai nama yang diisikan pada waktu Mengganti nama PC seperti (b) tadi.

     

    g. Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.

    2) Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
    a. Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
    b. Pilihlah tabs Internet Time => Update Now



    c. Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben succesfully Synchronized.

    d. Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.

    e. Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA adalah GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.


    Internet Connection Sharing (ICS) Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

    1) Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan pada Koneksi aktif kita ke internet => pilih Properties. 

    2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this computer’s Internet Connection.

    3) Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.

     

    4) Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan terhubung melalui PC Server (192.168.0.1). 



    Network Setup Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :

    1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).



    2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to the internet through a residental gateway. 



    3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem. Pilihan ini tidak ada pada saat kita setting di PC

     

    4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh). 

    5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer agar langkah setting lebih mudah.

     

    6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya. 

    7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan / Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.

     

    8) Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan barunya. 

    9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.

     

    Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.

    Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum. Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalahwww.billingexplorer.com danwww.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.

    Kesimpulannya:
    1. Warnet bisa dipelajari dengan otodidak.
    2. Warnet tidak memerlukan modal yang banyak. 
    Share:
    Diberdayakan oleh Blogger.

    Sample Text

    About Me

    PelajarHijrah
    Lihat profil lengkapku

    Followers

    Contact

    Ordered List

    Blogger templates

    Arsip Blog

    Recent Posts

    Unordered List

    Pages

    Theme Support